Focus Group Discussion (FGD)

FGD adalah “suatu proses pengumpulan informasi mengenai suatu permasalahan tertentu yang sangat spesifik melalui diskusi kelompok” (Irwanto, 1988:1), bukan melalui wawancara, bukan perorangan, dan bukan diskusi bebas tanpa topik spesifik. Metode FGD termasuk metode kualitatif. Seperti metode kualitatif lainnya (direct observation, indepth interview, dsb) FGD berupaya menjawab jenis-jenis pertanyaan how-and why, bukan jenis-jenis pertanyaan what­-and-how-many yang khas untuk metode kuantitatif (survei, dsb). FGD dan metode kualitatif lainnya sebenarnya lebih sesuai dibandingkan metode kuantitatif untuk suatu studi yang bertujuan “to generate theories and explanations” (Morgan and Kruger, 1993;9).

Tulisan ini disiapkan penulis sebagai panduan bagi pelanksana studi kualitatif dalam kaitannya dengan “Studui Dampak Sosial Krsis Moneter”, kerjasama BPS-ADB, 1999. Tulisan lengkap dapat diaksesus dengan meng-click: FOCUS GROUP DISCUSSION

Pengukuran Pengangguran Terbuka dalam Sakernas

Seroang pakar ketenagakerjaan (yang lebih dikenal sebagai pakar sampling), Mr. Vijay Verma,  mengevaluasi konsep-konsep digunakan oleh BPS mengenai “bekerja” dan “tidak bekerja”. Kesimpulannya, definisi “bekerja” masih sejalan dengan ILO, sedangkan definisi “tidak bekerja” tidak. Ia menyarankan agar dilakukan penelitian empiris untuk mengukur implikasi penggunaan definisi ILO mengenai konsep “tidak bekerja” yang diperluas. Tulisan singkat ini menyajikan hasil evaluasi empiris yang dimaksud menggunakan data Sakernas 1996-2000; disiapkan oleh penulis bersama seorang konsultan USAID, Mr. Yahya Jammal, dengan judul asli ‘’Measuring Open Unemployment in Sakernas” yang di-Indonesia-kan oleh Ibu Sri Budianti Sukmadi.

Ada dua catatan awal. Pertama, dalam tulisan ini istilah ‘tidak bekerja’ tampaknya merupakan terjemahan dari unemployed sehingga mungkin akan lebih mudah diikuti jika dibaca sebaga ‘penganggur’ atau ‘menganggur’. Kedua, angka penganggur yang secara resmi diterbitkan BPS mulai 2001 pada dasarnya mengikuti konsep penganggur yang diperluas seperti yang dibahas dalam tulisan ini.

[Lanjut]

Narasi Induk Dakwah: Penjajagan Awal

Jika dakwah dianggap identik dengan kegiatan pelayanan publik– dalam arti menyangkut kepentingan orang banyak– maka dakwah memerlukan semacam Rumah Cerita (Story House). Itu diperlukan untuk mamastikan materi dakwah bersifat islami (terkait secara genuine dengan ajaran Islam), bukan islamawy . Istilah terakhir ini merujuk pada pseudo atau lawan islami,  tampak luarnya saja yang islami tetapi hakikatnya tidak.

Tulisan singkat INI menyajikan upaya awal untuk mengembangkan Rumah Certa Dakwah.

Beberapa Fakta Mengenai Kesenjangan Taraf Kesejahteraan Penduduk antar Wilayah dan Antar Strata Ekonomi

Artikel ini memfokuskan pada tema besar yang memiliki imperatif moral, sosial maupun politik, yaitu kesejahteraan rakyat (kesra). Diskusi mencakup tiga kelompok kesra yang populer: kemiskinan, kesehatan dan pendidikan. Mengenai topik kemiskinan yang dibahas adalah kesenjangan antar wilayah, sedangkan mengenai topik lainnya yang dibahas adalah kesenjangan antar strata sosial-ekonomi dalam hal mengakses fasilitas sosial dasar bidang kesehatan dan pendidikan.

Bagi yang berminat mengakses artikeol lengkap silakan klik: FaktaKesenjangan

Dimensi Kemiskinan dan Tantangan bagi Para Akademisi dan Pengambil Kebijakan

Banyak yang menilai definisi operasional itu terlalu sederhana dan penilaian semacam itu beralasan (justified) mengingat luasnya dimensi kemiskinan. Bahwa kemiskinan menggambarkan kekurangan pendapatan atau daya beli– sebagai dampak dari kekurangan aksesibilitas dan atau kepemilikan modal ekonomi– jelas dan tak-terbantahkan. Tetapi juga tak-terbantahkan bahwa kemiskinan juga merefleksikan kekurangan berbagai modal lainnya termasuk modal sosial, modal manusia dan modal politik. Artikel ini menyajikan ulasan singkat mengenai tantangan bagi para akademisi maupun pengambil kebijakan dalam meyempurnakan definisi kemiskinan.

Bagi yang berminat mengakses artikel lengkap silakan klik: DimensiKemiskinan