Puasa (1): Definisi Umum


Jejak Pemikiran dan Refleksi

Secara Kebahasaan

Puasa adalah kata benda (Arab: shiyam, ism masdar) yang berarti kemampuan menahan diri dari apa saja yang membatalkan: makan, minum, merokok, berhubungan secara seksual, dsb. Tambahan awalan “ber” menjadikan kata puasa menjadi kerja (Arab: shaama, fiil madhi). Sebagai kata kerja puasa berarti upaya untuk menahan diri untuk tidak melakukan apa yang kita sukai. Kemampuan menahan diri adalah khas manusia yang memungkin mereka menjadi memiliki keadaban (civilized) dan secara kolektif membanguna peradaban (civilization).

Secara Istilah

Dalil

Umat Islam, semua bentuk ibadah dilarang kecuali yang memiliki dasar hukum atau dalil (syar’i). Dalam konteks puasa, dalilnya adalah QS (2:183): “Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”.

Niat

Secara istilah (syari), puasa harus diniatkan dalam arti dilakukan secara sadar (intentional). Dalam Islam, unsur niat sangat penting  bahkan menentukan nilai suatu kegiatan: “Semua amal (nilainya)…

View original post 181 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.