HUSTON DAN AL-FATIHAH


Mengaitkan Huston dan Al-Fatihah menarik paling tidak karena tiga alasan. Pertama, Huston[1](1919-2016) adalah tokoh berkaliber dunia dalam bidang studi keagamaan. Kedua, dari sisi afiliasi keagamaan beliau adalah seorang Metodis (Protestan), bukan Muslim. Paling tidak demikianlah beliau dikenal. Ketiga, dari sisi kebiasaan, lebih dari 20 tahun dari masa akhir hidupnya, beliau terbiasa memulai kegiatan hariannya dengan Salat Subuh. Paling tidak demikianlah pengakuannya dalam satu wawancara yang direkam dalam berbagai media termasuk bukunya yang berjudul The Way Things Are (2003).

Yang lebih menarik lagi, ketiga ditanya alasan kebiasaanya Salat Subuh, beliau mengemukakan al-Fatihan– surat pendek Al-Quran yang hanya terdiri dari tujuh ayat, bacaan wajib dalam Salat– sebagai konsiderans. Ini katanya: “That so much of what is important in life could be packed into just seven short phrases is almost in itself that Islam is a revealed religion (WTA, halaman 18). Berikut adalah garis argumennya.

AYAT 1: ALHAMUDULILLAH AL-RABBIL AL-ALAMIN

Bagi Smith ayat ini menegaskan bahwa hidup ini bukan kebetulan:

The prayer opens with “Praise be to Allah, Creator of the worlds”. Right off we are given to understand that life is no accident. It has derived from the Ultimate Source that is divine.

AYAT 2: AL-RAHMAN, AL-RAHIM

Ayat ini menjawab pertanyaan: “Apa karakter keilahian, divinitas?” Bagi Smith, karakter itu adalah al-Rahman dan al-Rahim.

AYAT 3: MALIKI YAUMI AL-DIN

Bagi Smith, ayat ke-2 bersifat menghibur tetapi sekaligus mengundang bahaya meninabobokan  (complacency). Ayat ke-3 ini menetralisir bahaya itu secara langsung: “Penguasa Hari Pembalasan”.

AYAT 4: IYYAKA NA’BUDU WA IYYAKA NASTA’IIN

Bagi Smith, ayat ke-4 ini krusial bagi manusia: “Hanya kepada Engkau Kami Menyembah dan Hanya kepada Engkau Kami Mohon Pertolongan”. Kutipan berikut menjelaskan pandangannya terkait ayat ini:

Then come what (from the human standpoint) is the crucial fourth line: “Thee do we worship, and thee do we ask for aid.” I was taught that when you come to that central line in prayer you should take stock how is your day is going. If it’s going well, you should accent the first phrase, “Thee do worship,” and pour our gratitude like Niagara Falls. If, on the other hand, it is one of those days when you wonder how you are going to get through it, you ask for help: “Thee do ask for aid.” Swallow your pride and admit that we are all need help at times.

Kemudian datang apa (dari sudut pandang manusia) baris keempat yang penting: “Engkau menyembah, dan engkau meminta bantuan.” Saya diajari bahwa ketika sampai pada ayat, Anda harus memperhatikan bagaimana hari Anda. Jika berjalan lancar, Anda harus memberi aksen pada frasa pertama, “Hanya kepada-Mu Kamu kami menyembah” seraya melimpahkanrasa syukur layaknya limpahan Air Terjun Niagara. Sebaliknya, jika ada yang salah dan bertanya-tanya bagaimana Anda akan melewatinya, Anda memberi aksen pada frasa kedua: “Hany kepada-Mu kami mohon pertolongan”. Telanlah harga diri Anda dan akuilahbahwa kita semua terkadang memerlukan pertolongan.

AYAT 5-7: IHDINA AS-SHIRATAL MUSTAQIM… AL-DHALLIN.

Smith melihat tiga ayat terakhir merekapitulasi pesan spiritual ayat-ayat sebelumnya.

Wallahualam…. @


[1]Nama lengkapnyaHuston Cumming Smith, berkebangsaan Amerika Serikat yang secara luas diakui paling berpengaruh dalam bidang studi keagamaan. Beliau menulis setidaknya 13 buku tentang agama dan filsafat dunia termasuk the World’s Religions yang terjual lebih dari tiga juta eksemplar pada 2017 dan tetap menjadi pengantar populer untuk studi perbandingan agama. Buku ini tersedia dalam Bahasa Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.